Tips Mengontrol Kadar Gula Darah Dengan Olah Raga Diabetes

Olah raga diabetes adalah aktivitas yang bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah. Karena itulah, semua orang yang menderita penyakit diabetes selalu disarankan untuk rutin berolahraga.

Akan tetapi, olahraga untuk diabetes perlu dilakukan secara tepat. Jika dilakukan secara sembarangan, olahraga justru dapat menimbulkan masalah besar bagi penderita diabetes.

Lalu bagaimana cara melakukan olahraga untuk diabetes yang benar tersebut? Anda bisa mempelajarinya di artikel ini.

Manfaat Olah Raga Diabetes yang Dilakukan Dengan Cara yang Benar dan Teratur

Olah raga diabetes yang dilakukan secara teratur dan benar sudah terbukti dapat memberikan banyak sekali manfaat.

Berikut ini adalah manfaat yang akan anda dapatkan bila mau rutin melakukan olahraga secara rutin dan dengan cara yang benar:

• Mengatasi masalah penurunan kepekaan sel pada hormon insulin

Salah satu faktor pemicu seseorang menjadi penderita diabetes adalah karena menurunnya kepekaan sel terhadap hormon insulin.

Olahraga adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kembali kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa langsung oleh hormon insulin.

• Menurunkan dan menstabilkan kadar kolesterol jahat sekaligus kadar gula darah

Karena dapat membantu meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin, maka olahraga untuk diabetes secara otomatis dapat membantu menurunkan dan juga menstabilkan kadar gula darah.

Selain itu, olah raga diabetes juga sangat berkhasiat digunakan untuk menstabilkan kadar kolesterol jahat.

• Mengurangi dosis konsumsi obat-obatan medis

Penderita diabetes yang tidak rutin melakukan olahraga harus menerima konsekuensi untuk meminum obat-obatan medis seumur hidupnya.

Namun jika mereka mau rutin berolahraga, lama kelamaan dosis konsumsi obat medis dapat dikurangi. Karena hanya dengan olahraga dan obat sakit diabetes yang alami sudah cukup membantu menurunkan dan bahkan mengontrol kadar gula dalam darah.

• Menurunkan berat badan yang berlebihan

Obesitas atau kelebihan berat badan juga merupakan salah satu faktor pemicu penyakit diabetes melitus.

Masalah kelebihan berat badan ini juga bisa diatasi dengan rutin melakukan olahraga yang efektif dan sesuai dengan aturan.

• Mengatasi masalah pada saluran pembuluh darah

Mayoritas penderita diabetes melitus terutama yang memiliki kadar gula darah tinggi selalu bermasalah dengan saluran pembuluh darah.

Olah raga diabetes yang dilakukan secara tepat dan teratur sudah terbukti dapat membantu mengatasi masalah pada saluran pembuluh darah.

• Mengurangi resiko menderita penyakit jantung sekaligus penyakit diabetes melitus

Olahraga tidak hanya mampu mengurangi kemungkinan penderita diabetes melitus untuk menderita penyakit jantung sebagai komplikasi DM.

Selain itu, olahraga juga dapat membantu mengurangi kemungkinan menderita penyakit diabetes jika dilakukan secara rutin.

 

• Meningkatkan kondisi mental dan kejiwaan penderita diabetes melitus

Seseorang yang menderita penyakit diabetes melitus tidak hanya mengalami masalah fisik saja. Mereka umumnya juga mengalami masalah psikis.

Olahraga juga dapat membantu memperbaiki kondisi mental dan juga kejiwaan penderita diabetes melitus.

• Meningkatkan kesehatan tulang, persendian, dan juga kelenturan otot

Olah raga diabetes yang dilakukan secara tepat juga dapat meningkatkan kesehatan tulang, persendian, dan juga meningkatkan kelenturan otot.

Garis besarnya, olah raga diabetes tidak hanya mampu mengontrol dan bahkan mengatasi penyakit diabetes saja. Olahraga yang dilakukan secara tepat juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

4 Faktor Penting yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Olah Raga Diabetes

Olah raga diabetes memang dapat memberikan banyak sekali manfaat. Namun olahraga juga dapat menyebabkan masalah besar bagi penderita diabetes jika dilakukan tanpa mengikuti aturan.

Untuk mengurangi kemungkinan penderita diabetes mengalami masalah serius saat berolahraga, sebaiknya perhatikan 4 faktor berikut ini sebelum anda mulai melakukan olahraga:

• Frekuensi

Anda yang menderita penyakit diabetes perlu mengetahui bahwa olahraga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Olahraga yang dilakukan secara berlebihan justru dapat menurunkan kondisi kesehatan tubuh.

Olahraga untuk diabetes disarankan hanya dilakukan paling banyak 5 kali dalam seminggu. Olahraga sebanyak 5 kali dalam seminggu sudah dinyatakan cukup khususnya untuk penderita diabetes melitus.

• Durasi

Lama berolahraga juga perlu diperhatikan. Karena jika penderita diabetes melitus terlalu lama berolahraga, mereka justru akan semakin beresiko mengalami hipoglikemia akibat tubuh terlalu lelah.

Penderita diabetes melitus disarankan untuk berolahraga kurang lebih selama 30 menit sampai 60 menit. Lebih dari durasi tersebut, ada kemungkinan penderita diabetes dapat mengalami hipoglikemia.

• Intensitas

Meskipun memang sudah ditentukan berapa lama durasi olahraga untuk penderita diabetes, anda juga tetap perlu memantau kondisi fisik anda.

Jika memang fisik anda sudah merasakan cukup dalam melakukan olahraga, maka sebaiknya hentikan aktivitas olahraga anda.

Salah satu cara paling mudah untuk menentukan apakah anda sudah cukup melakukan olahraga adalah dengan menghitung jumlah denyut nadi.

Jika jumlah denyut nadi sudah bertambah lebih dari 50% sampai 75% dari jumlah denyut nadi awal, maka anda bisa menghentikan aktivitas olahraga anda.

• Jenis olahraga

Pemilihan jenis olahraga juga sangat penting. Karena tidak semua jenis olahraga merupakan jenis olahraga yang baik untuk penderita diabetes melitus.

Salah memilih jenis olahraga sangat fatal akibatnya. Karena penderita diabetes tidak akan mendapatkan manfaat sama sekali meskipun sudah melakukan olahraga.

Penderita diabetes bahkan dapat mengalami permasalahan yang lebih besar pada kesehatan tubuhnya jika sampai salah memilih jenis olahraga.

Jenis Olahraga yang Cocok Untuk Penderita Diabetes

Memilih jenis olahraga jelas sangat penting untuk penderita diabetes. Melakukan jenis olahraga yang salah tidak akan memberikan manfaat apapun.

Jenis olahraga yang disarankan untuk penderita diabetes adalah yang ritmenya stabil dan yang mampu membakar kalori di dalam tubuh.

Berikut ini adalah beberapa contoh jenis olah raga diabetes:

• Senam

• Jogging

• Jalan cepat

• Dansa

• Berenang

• Bersepeda

Sebenarnya, jenis olahraga yang baik untuk penderita diabetes adalah jenis olahraga yang sangat sederhana. Bahkan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel dan menyapu lantai dinyatakan sebagai olahraga yang baik untuk penderita diabetes.

Jenis Olahraga yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Oleh Penderita Diabetes

Olahraga memang sangat baik untuk menjaga kesehatan. Namun bagi penderita diabetes, olahraga juga sangat beresiko terutama jika sampai salah memilih jenis olahraga.

Olahraga yang dikatakan buruk bagi penderita diabetes adalah yang ritmenya tidak stabil. Olahraga yang ritmenya tidak stabil justru akan semakin memperberat kinerja organ jantung.

Jika organ jantung terus dipaksa bekerja keras, ada kemungkinan organ jantung akan mengalami kerusakan dan penderita diabetes akan mengalami penderitaan yang jauh lebih mengerikan lagi.

Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang justru dapat membahayakan kesehatan para penderita diabetes melitus:

• Sepak bola

• Voli

• Basket

• Tenis

• Badminton

Intinya, jangan pernah melakukan olahraga yang ritmenya tidak stabil dan juga tidak efektif membakar kalori di dalam tubuh jika anda ingin mendapatkan manfaat dari olahraga.

Solusi Berolahraga Sesuai Dengan Durasi yang Disarankan Bagi Penderita Diabetes

Kami sudah membahas mengenai durasi olah raga diabetes yang tepat. Namun pasti ada beberapa dari anda yang belum mampu melakukan olahraga selama minimal 30 menit.

Lalu bagaimana jika memang tubuh anda masih belum mampu melakukan olahraga minimal selama 30 menit?

Bila memang anda masih belum cukup kuat langsung melakukan olahraga untuk diabetes selama minimal 30 menit, maka solusinya adalah dengan membagi durasi olahraga tersebut menjadi beberapa bagian.

Sebagai contohnya, anda bisa membagi waktu olahraga menjadi 3 bagian yaitu 10 menit olahraga di pagi hari, 10 menit olahraga di siang hari, dan 10 menit olahraga statis ringan di malam hari.

Dengan membagi waktu olahraga menjadi beberapa bagian tersebut, maka anda sudah dapat melakukan olah raga diabetes sesuai dengan durasi yang disarankan.

Bagaimana Cara Memperkecil Resiko Berolahraga Bagi Penderita Diabetes

Melakukan olahraga memang tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes melitus. Karena meskipun bermanfaat, sebenarnya masih ada kemungkinan penderita diabetes mengalami masalah kesehatan serius akibat berolahraga.

Namun bukan berarti anda mengurungkan niat untuk berolahraga karena hal tersebut. Masih ada banyak cara untuk mengurangi resiko dalam melakukan olah raga diabetes.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk mengurangi resiko buruk akibat berolahraga bagi penderita diabetes:

• Cara mengurangi resiko berolahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 1

Hal yang paling penting dan perlu selalu diingat oleh penderita diabetes melitus tipe 1 adalah mendapatkan suntikan insulin.

Karena memang penderita diabetes melitus tipe 1 wajib mendapatkan suntikan insulin untuk mencegah mengalami hipoglikemia.

Pastikan untuk sudah mendapatkan suntikan insulin sesuai dengan dosis yang dibutuhkan oleh tubuh sebelum anda mulai berolahraga.

• Cara mengurangi resiko berolahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2

Bagi penderita diabetes melitus tipe 2 yang sudah mengalami kerusakan pada organ pankreas, maka sebaiknya anda memperhatikan cara mengurangi resiko berolahraga pada penderita DM tipe 1.

Sedangkan untuk penderita diabetes melitus tipe 2 yang belum mengalami kerusakan organ pankreas, maka anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

o Sebaiknya lakukan olahraga jenis menengah setiap hari dan hanya lakukan olahraga jenis berat sebanyak 3 kali dalam seminggu.

o Usahakan untuk melakukan olahraga yang memang efektif membakar kalori. Jangan melakukan olahraga yang hanya menghabiskan tenaga namun tidak membakar kalori secara efektif.

o Cek terlebih dahulu kadar gula darah dan lakukan olahraga jika memang kadar gula darah dalam kondisi stabil.

o Jangan pernah berolahraga pada saat suhu udara tidak stabil.

o Selalu kenakan sepatu sesuai dengan ukuran kaki selama melakukan olahraga. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya komplikasi pada otot dan juga kaki.

o Berkonsultasilah dengan dokter tentang semua hal yang anda rasakan setelah rutin melakukan olahraga untuk diabetes.

Komplikasi dan Hubungannya Dengan Olahraga Untuk Diabetes Melitus

Penderita diabetes melitus selalu disarankan untuk menjalankan olahraga sesuai dengan aturan yang tepat.

Olah raga diabetes yang dijalankan tidak sesuai dengan aturan dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan dan salah satunya adalah komplikasi.

Ada beberapa macam masalah komplikasi yang beresiko dialami oleh penderita diabetes yang tidak mengikuti aturan dalam melakukan olahraga.

Berikut ini macamg-macam komplikasi yang rawan dialami oleh penderita diabetes saat berolahraga:

• Komplikasi pada mata

Komplikasi pada mata ini bisa saja dialami oleh penderita diabetes ketika berolahraga. Komplikasi pada mata biasanya dialami oleh penderita diabetes yang memaksakan diri melakukan olahraga jogging ketika kadar gula darah tidak stabil.

• Komplikasi pada organ jantung

Komplikasi pada organ jantung juga sangat beresiko dialami oleh penderita diabetes yang nekat melakukan jenis olahraga yang dinyatakan buruk bagi penderita diabetes melitus.

• Komplikasi gangren pada bagian kaki

Penderita diabetes selalu disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman dan sesuai ukuran kaki setiap kali berolahraga. Jika aturan ini tidak ditaati, maka penderita diabetes berpotensi mengalami komplikasi gangren atau pembusukan.

Tips Berolahraga yang Aman dan Menyehatkan Untuk Penderita Diabetes

Beberapa dari anda yang menderita penyakit diabetes melitus mungkin masih ragu-ragu untuk mulai melakukan olah raga diabetes.

Kemungkinan besar anda masih merasa takut mengalami berbagai macam masalah kesehatan akibat berolahraga.

Sebenarnya, anda tidak perlu merasa takut. Karena resiko tersebut masih bisa dikurangi. Berikut ini adalah beberapa tips berolahraga yang aman dan menyehatkan khusus untuk penderita diabetes melitus:

• Sebelum berolahraga, cek terlebih dahulu kadar gula darah anda. penderita DM tipe 1 yang memiliki kadar gula darah kurang dari 100 mg/dl atau kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berolahraga.

• Penderita DM tipe 2 sebaiknya mengurungkan niatan untuk berolahraga jika kadar gula darah melebihi 250 mg/dl.

• Sebaiknya jangan pernah melakukan olahraga sendirian. Ajaklah teman atau saudara ketika berolahraga. Karena berolahraga bersama-sama akan sangat membantu jika anda sampai mengalami hipoglikemia.

• Makan 2 hingga 3 jam sebelum berolahraga.

• Pemanasan dan pendinginan sangat perlu dilakukan.

• Hanya lakukan jenis olahraga yang memang dinyatakan sebagai jenis olah raga diabetes.

• Bawalah makanan kecil seperti kue atau biskuit dan juga air setiap kali berolahraga.

• Kenakan sepatu dan pakaian yang nyaman dan sesuai untuk olahraga.

• Selalu waspada dengan perubahan kondisi tubuh dan segera hentikan aktivitas anda ketika tubuh mulai menunjukkan gejala-gejala tertentu.

Waspadai Kemunculan Gejala Ini Saat Berolahraga

Untuk mengurangi kemungkinan mengalami masalah kesehatan yang cukup parah, penderita diabetes memang disarankan untuk selalu waspada dengan gejala-gejala tertentu.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang menandakan bahwa tubuh anda sudah terlalu lelah dan saatnya menghentikan aktivitas olahraga anda:

• Nafas pendek dan dada terasa sangat sesak.

• Kepala merasa pusing dan seperti mau pingsan.

• Detak jantung menjadi sangat cepat dan tidak beraturan.

• Ulu hati mulai merasa sakit

• Munculnya rasa nyeri di bagian dada dan terus menjalar ke bahu dan rahang bagian kiri.

Jangan pernah meneruskan aktivitas olah raga diabetes jika anda mulai merasakan gejala-gejala tersebut.

Karena gejala tersebut menandakan bahwa anda sudah terlalu memaksakan diri dalam berolahraga.

POST REPLY