Jika Anda ingin segera terbebas dari diabetes dan komplikasinya, maka metode ini sangat cocok untuk Anda!

Salam hangat,

Tidak banyak orang tahu bahwa penyakit diabetes sebenarnya dapat diatasi dengan baik. Kuncinya terletak pada jenis pengobatan diabetes yang Anda pilih.

Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa penderita diabetes lebih sering bergantung pada pengobatan medis atau obat diabetes dari dokter saja. Sayangnya, pengobatan medis ternyata hanya menurunkan kadar gula darah sementara saja. Itulah sebabnya, banyak penderita diabetes yang sangat tersiksa hidupnya oleh karena diabetes. Perlahan lahan, diabetes menggerogoti kesehatan dan kualitas hidup pasien.

Jika Anda menderita diabetes, pernahkah Anda mengalami hal hal berikut ini:

Tubuh lemas karena gula darah turun drastis setelah penggunaan obat diabetes dari dokter / suntik insulin
Di-wajibkan untuk menjaga pola makan dengan amat sangat ketat
Rutin mengikuti pengobatan medis, tapi tidak ada hasil positif. Bahkan dosis obat/suntik insulin makin lama makin tinggi
Sekalipun minum obat dokter teratur, tetap saja terkena komplikasi diabetes seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, gangguan penglihatan, luka gangren, dll
Mengalami berbagai efek negatif obat medis seperti: gangguan vitalitas, impotensi, mual, muntah, dll
Aktifitas menjadi sangat terbatas karena badan tidak bertenaga
Merasa sangat terganggu karena harus disuntik insulin tiap hari
Tidak bisa tidur nyenyak di malam hari karena sering buang air kecil

 

Pertanyaan untuk Anda: Sampai kapan, Anda membiarkan hidup Anda dihancurkan oleh Diabetes?

 
Kabar Gembira!

Telah ditemukan sebuah terobosan terbaru dalam dunia pengobatan bahwa diabetes dapat diatasi dengan baik. Melalui ratusan riset ilmiah akhirnya ditemukan kandungan Iridoid yang terkandung dalam buah Noni Tahiti. Zat ini terbukti secara klinis mempunyai manfaat yang sangat besar dalam hal pengobatan diabetes melitus, antara lain:

Merangsang regenerasi sel beta pankreas yang mengalami kerusakan
Meningkatkan sensitifitas sel dan jaringan terhadap insulin
Memperbaiki dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Memperbaiki sistem hormon, sehingga kinerjanya bisa kembali optimal
Meningkatkan stamina tubuh, sehingga stamina tubuh kembali prima

 
Ratusan riset ilmiah yang rumit dan teliti tersebut akhirnya mengilhami lahirnya Tahitian Noni. Obat herbal diabetes ini mengandung 30 mg Iridoid per 30 ml takaran saji, plus kandungan vitamin dan mineral yang sangat lengkap. Nutrisi tersebut sangat menunjang perbaikan sel, sehingga kemudian penyakit diabetes dapat teratasi dengan baik.

Dokter Bicara

Bukti keampuhan Tahitian Noni tidak hanya teruji secara klinis, tetapi juga telah diakui oleh ahli medis dunia. Berikut ini pendapat mereka:

Dr. Ralph Heinicke

Beliau merupakan seorang dokter yang juga ahli biokimia. Dalam penelitiannya terhadap herbal untuk diabetes Tahitian Noni, ia menyimpulkan bahwa kandungan iridoid dalam obat herbal diabetes melitus tersebut berperan membuka pori pori sel.

Dengan pori pori sel yang terbuka lebar, nutrisi akan lebih mudah masuk. Demikian juga halnya dengan racun racun yang ada di dalam sel. Hasilnya sel tubuh akan menjadi lebih sehat. Sel yang sehat akan membentuk tubuh yang sehat pula.

Dengan cara kerja yang berbeda tersebut, maka pengobatan diabetes melitus yang disertai dengan terapi Tahitian Noni, hasilnya akan jauh lebih maksimal.

Dr. Amarullah H. Siregar, DiHom, DNMed, Msc, Phd

Bioaktif dalam Tahitian Noni (iridoid) mampu merangsang regenerasi sel beta pankreas, sehingga pankreas bisa kembali memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Kandungan bioaktif dalam obat diabetes alami tersebut juga mampu memperbaiki sistem kardiovaskular, sehingga dapat mengurangi resiko gangguan kardiovaskular.

Selain itu, Tahitian Noni juga terbukti secara klinis mampu meningkatkan kembali stamina yang menurun dan membunuh sel kanker aktif.

Dr. Neil Solomon, MD, Phd

Dokter yang satu ini telah menghabiskan waktunya untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap khasiat obat diabet Tahitian Noni. Berdasarkan hasil penelitiannya, ia menyimpulkan bahwa manfaat terbesar obat herbal untuk diabetes tersebut, terletak pada kemampuannya dalam hal meregenerasi sel beta pankreas dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu, obat alami diabetes produksi Morinda Bioactives ini terbukti secara klinis memiliki kemampuan menjaga dan memperkuat struktur sel. Kandungan scopoletin dan nitric oxide-nya juga terbukti mampu meredakan gejala diabetes yang berdampak pada penglihatan dan peredaran darah.

Pak Dayan mulai menderita penyakit diabetes sejak tahun 2009. Saat itu sebenarnya ia sudah diperkenalkan dengan Tahitian Noni. Namun ia tidak segera mencoba obat herbal diabetes tersebut. baru sekitar tahun 2012 ia mulai menjalani terapi diabetes dengan Tahitian Noni secara teratur. Itupun setelah ia berunding cukup lama dengan istrinya. Akhirnya sang istri pun mengijinkannya untuk mencoba khasiat Tahitian Noni.

Sebelum menjalani terapi tersebut, kadar gula darah Pak Dayan selalu tinggi. Apalagi setelah hari raya, kadar gula darahnya selalu melonjak, dikarenakan konsumsi penganan hari raya yang serba karbohidrat dan manis. Berikut ini hasil tes lab gula darah yang dilakukannya sebelum mengkonsumsi Tahitian Noni.

Setelah rajin mengkonsumsi Tahitian Noni, Pak Dayan tidak lantas merasakan kemajuan kesehatan. Ia baru menyadari gula darahnya turun ketika jadwal cek up nya tiba. Saat itu setelah hari raya, ia berpikir pasti gula darahnya naik lagi. Tapi ternyata gula darahnya justru sudah kembali normal. Ia sendiri kaget dengan hasil tes lab tersebut. Bahkan dokter yang menanganinya juga kaget melihat kemajuan tersebut. Berikut ini hasil tes lab gula darah Pak Dayan setelah mengkonsumsi Tahitian Noni secara teratur.

Meski kaget mengetahui gula darahnya kembali normal, Pak Dayan tidak lantas percaya begitu saja dengan hasil tes lab yang dilakukannya. Ia kemudian menunggu hasil tes berikutnya. Dan sebelum melakukan tes, ia minta diperiksa juga kadar HBA1C-nya. Hasil tes kemudian keluar dan ia baru percaya kalau memang gula darahnya sudah kembali stabil. Bahkan kadar Hba1C-nya juga menurun menjadi 6.1. Berikut ini hasil tes lab terakhir yang diperolehnya.

Yusuf Ikhsan mulai menderita diabetes sejak usianya masih sangat muda, yaitu 27 tahun. Karena tidak segera mendapat penanganan yang tepat, beliau pun harus menderita penyakit tersebut selama 40 tahun. Selama itu, kadar gula darah beliau selalu berada di kisaran angka 200 lebih. Hal ini membuat beliau sangat tersiksa, karena harus mengalami dampak dari penyakit diabetes yang dideritanya, mulai dari sesak napas, susah buang air kecil sampai badan tidak bisa digerakkan. Penderitaan ini beliau alami pada tahun 2003 silam.

Beragam upaya beliau tempuh untuk mengatasi penyakitnya tersebut. Namun hasilnya nihil. Secara tidak sengaja, putrinya memperkenalkan beliau pada Tahitian Noni Juice. Awalnya beliau menolak untuk menjalani terapi diabetes dengan Tahitian Noni. Namun setelah dibujuk pelan pelan oleh istri dan anaknya, beliau pun akhirnya mau mengkonsumsi obat herbal diabetes tersebut secara rutin.

Setelah 7 bulan menjalani terapi secara rutin, tiba saatnya bagi beliau untuk melakukan cek up. Beliau kaget ketika mendapati gula darahnya yang sudah kembali di kisaran angka 100. Itu artinya penyakit yang sudah diderita selama 40 tahun akhirnya bisa teratasi dengan baik berkat minum Tahitian Noni secara teratur. Beliau pun bersyukur akhirnya bisa terbebas dari diabetes menahun yang dideritanya.

Fakta Penting Tentang Diabetes

Diabetes Tipe 1

Tahukah Anda bahwa penyakit diabetes tipe 1 terjadi akibat rusaknya sel beta pankreas? Pankreas sendiri merupakan organ yang bertugas memproduksi insulin. Insulin yang dihasilkan fungsinya sangat penting dalam hal menjaga gula darah agar tetap stabil. Jadi dengan rusaknya sel beta pankreas, produksi insulin menjadi berkurang, sehingga berpengaruh pada gula darah. Akibatnya, gula darah bisa melonjak drastis melebihi angka normal. Diabetes tipe 1 ini biasanya diderita sejak usia muda (sebelum umur 30 tahun).
 

Obat Dokter Belum Mampu Menyembuhkan Diabetes Tipe 1

Masalah utama diabetes melitus tipe 1 adalah kerusakan sel beta pankreas. Obat diabetes melitus yang diberikan dokter BELUM mampu memperbaiki kerusakan yang dialami pankreas tersebut.

Jika pankreas rusak, maka jumlah insulin yang dihasilkan juga kurang dari jumlah yang dibutuhkan. Cara medis untuk mengatasi hal ini adalah dengan memberikan suntikan insulin buatan. Jadi jangan heran jika penderita perlu mendapatkan suntikan insulin setiap hari agar gula darahnya tidak terlalu tinggi.

Ini berarti obat diabetes yang diberikan dokter tersebut sebenarnya HANYA berfungsi menurunkan gula darah sementara agar tidak terlalu tinggi. BUKAN mengatasi akar penyebabnya, yaitu kerusakan sel beta pankreas.
 

Tahitian Noni Mengatasi Langsung Permasalahan Diabetes Melitus Tipe 1

Cara kerja Tahitian Noni BERBEDA dengan obat diabetes dari dokter. Dengan kandungan bioaktif iridoid-nya, sel beta pankreas dapat dipulihkan sehingga bisa menghasilkan insulin dengan normal.

Ini artinya obat herbal tersebut dapat menormalkan kembali fungsi sel beta pankreas, sehingga insulin dapat dihasilkan dalam jumlah yang cukup. Dengan jumlah insulin yang mencukupi, maka gula darah pun bisa kembali stabil.

Disinilah sebenarnya kunci pengobatan diabetes dengan Tahitian Noni. Jadi Tahitian Noni MENGATASI akar permasalahan diabetes tipe 1.

Mirna menderita penyakit diabetes tipe 1 yang disebabkan akibat faktor keturunan. Hal ini sebenarnya sudah lama ia rasakan, yaitu dengan munculnya gejala diabetes seperti sering buang air kecil dan tubuh lemas. Namun gejala diabetes tersebut tidak lantas mendorongnya untuk memeriksakan diri.

Baru setelah gejala tersebut terasa semakin menyiksa, ia kemudian memeriksakan diri ke dokter. Ia pun terkejut ketika mendapati gula darahnya sangat tinggi. Kadar asam uratnya juga cukup tinggi diikuti dengan kadar SGOT dan SGPT-nya. Ia kemudian menurut saja ketika dokter menyarankannya untuk berobat secara rutin.

Namun penderitaan tersebut tidak berlangsung lama, karena sang paman kemudian memperkenalkannya pada Tahitian Noni Juice. Mirna kemudian mengkonsumsi obat herbal tersebut sesuai dosis yang disarankan secara teratur. Dalam hitungan minggu, kadar gula darah, asam urat, SGOT dan SGPT-nya berangsur turun.

Sebelumnya ia juga menderita luka di ibu jari tangannya. Luka ini tidak kunjung sembuh. Namun setelah ia teratur mengompres luka tersebut dengan Tahitian Noni, luka tersebut bisa kembali pulih. Mirna pun bersyukur akhirnya bisa terbebas dari penyakitnya tersebut.

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 sangat berhubungan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat tersebut meliputi kurang olahraga, terlalu sering makan makanan yang tidak sehat (makanan berlemak tinggi, karbohidrat dengan angka GI yang tinggi, dsb) dan kebiasaan buruk lainnya (merokok, minum minuman keras, dll). Selain itu faktor keturunan juga dapat semakin meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengidap penyakit ini. Biasanya penderitanya berusia lebih dari 30 tahun.

Pada penderita Diabetes tipe 2 ini, sel beta pankreas masih berfungsi dengan baik. Ia masih mampu menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup. Namun insulin tersebut tidak bisa bekerja maksimal. Hal ini disebabkan oleh menurunnya kepekaan sel terhadap insulin, sehingga insulin sulit menempel di permukaan sel. Akibatnya fungsi insulin tidak bisa maksimal dalam hal menjaga kestabilan gula darah.

Untuk bisa menjaga gula darah tetap normal, tubuh akhirnya memaksa pankreas untuk menghasilkan insulin lebih banyak lagi. Ini menyebabkan pankreas menjadi terbebani. Seperti halnya sebuah mesin yang dipaksa berfungsi melebihi kapasitas kemampuannya, maka ia lama kelamaan akan mengalami kerusakan. Ini yang nantinya dapat dialami pankreas, sehingga pada akhirnya pasien diabetes tipe 2 juga bisa mengalami diabetes tipe 1 (karena pankreasnya juga tidak bisa menghasilkan insulin dengan normal).
 

Obat Dokter Belum Mampu Tuntaskan Diabetes Melitus Tipe 2

Untuk kasus diabetes tipe 2 tahap awal, biasanya dokter akan menyarankan untuk merubah gaya hidup pasien, seperti berolahraga, dan makan makanan sehat. Jika memang perubahan gaya hidup tadi belum membuahkan hasil, biasanya dokter akan memberikan obat diabet yang berperan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Obat ini pun hanya bekerja sementara saja. Jadi hasilnya tidak permanen. Pasien diwajibkan minum obat tersebut secara rutin.

Akar permasalahan diabetes tipe 2 adalah ketidakseimbangan hormon yang berakibat pada berkurangnya kepekaan sel terhadap insulin. Obat diabetes medis ternyata belum mampu mengatasi diabetes tipe 2 ini dari akar permasalahannya.

Solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan diabetes melitus tipe 2 tersebut seharusnya adalah mengatasi ketidakseimbangan hormon yang terjadi sehingga insulin bisa kembali bekerja secara normal.
 

Tahitian Noni Langsung Bekerja pada Akar Masalah Diabetes Tipe 2

Obat herbal diabetes Tahitian Noni bekerja langsung mengatasi akar permasalahan diabetes tipe 2, yaitu resistensi insulin (insulin tidak dapat bekerja normal). Dalam hal ini, obat herbal diabetes tersebut berperan sebagai adaptogen yang akan menyeimbangkan fungsi hormonal, sehingga insulin dapat kembali bekerja dengan baik. Selain itu, tahitian noni juga memperbaiki sel pankreas, sehingga akar permasalahan diabetes tipe 1 dan 2 dapat teratasi dengan sangat baik.

Imron Sofyan merupakan penderita kencing manis yang bisa dibilang sangat tidak beruntung, karena sudah terkena komplikasi akibat penyakit tersebut. Jadi tidak hanya gula darahnya yang tinggi, tetapi juga ginjal dan jantungnya mengalami masalah. Ia mengalami gagal ginjal dan komplikasi jantung. Ginjalnya bahkan sudah bocor sehingga tidak bisa berfungsi lagi dengan baik. Dengan kondisinya tersebut, dokter pun kemudian menyarankannya untuk segera melakukan cuci darah.

Anjuran dokter tersebut ditolak Imron karena ia sadar cuci darah tidak akan mengatasi gagal ginjal yang dideritanya. Beruntung ada salah satu keponakannya yang memperkenalkannya pada Tahitian Noni. Ini terjadi pada tahun 2008, dimana kemudian imron mulai rajin mengkonsumsi obat herbal diabetes tersebut.

Awalnya ia memang ragu dengan khasiat obat herbal tersebut. Namun ia tetap mencobanya karena berharap ada hasil yang ia peroleh. Dan ternyata benar. Setelah beberapa hari teratur mengkonsumsi Tahitian Noni, ia merasakan staminanya kembali meningkat.

Kemajuan kesehatan tersebut diikuti dengan hasil cek up yang menunjukkan bahwa komplikasi ginjal dan jantung yang dialaminya sudah berangsur membaik. Berat badannya yang tadinya hanya bertahan di angka 50 kg juga mulai stabil. Ia pun bersyukur akhirnya bisa pulih dari penyakit yang dideritanya sejak tahun 1990 tersebut.

Terapi dengan Tahitian Noni

Dosis terapi Tahitian Noni disesuaikan dengan kondisi penderita diabetes. Kami akan memandu Anda dengan terapi terbaik agar hasilnya maksimal. Untuk terapi diabetes, biasanya 1 botol tahitian noni original 1000 ml bisa dipakai untuk terapi selama 6-12 hari (tergantung kondisi pasien).

Untuk mendapatkan hasil terapi diabetes yang maksimal dengan Tahitian Noni, maka terapi harus dijalankan secara terus menerus selama 3 bulan (rekomendasi dokter). Sekalipun Anda sudah merasakan kemajuan kesehatan dan gula darah sudah kembali normal dan stabil sebelum 3 bulan, maka terapi harus terus dilanjutkan minimal 3 bulan.

Uji Coba Khasiat Tahitian Noni pada 27.000 Pasien Secara Serentak

Tahitian Noni telah diujicobakan pada sebanyak 27.000 pasien penderita berbagai macam penyakit, yang berasal dari 80 negara. Ujicoba ini juga melibatkan sebanyak 1.300 dokter dan ahli medis. Hasilnya sebagai berikut:

Berdasarkan hasil ujicoba tersebut diketahui bahwa Tahitian Noni berhasil mengatasi 82% pasien diabetes. Tentunya angka keberhasilan tersebut merupakan angka yang cukup fantastis bagi kesembuhan suatu penyakit kronis.

Informasi lebih lanjut mengenai hasil pembuktian medis obat herbal diabetes mellitus tersebut dapat Anda simak dalam buku “TAHITIAN NONI JUICE: How Much, How Often, for What” yang ditulis oleh dr. Neil Solomon, M. D., Phd (dokter di John Hopkins Hospital, USA dan penulis bestseller The New York Times).

Hati-Hati! Tidak Semua Produk Noni itu Sama

Tidak semua produk Noni itu sama. Saat ini sedikitnya ada 350 merek Noni Juice dari 150 perusahaan di dunia yang tidak direkomendasikan penggunaannya oleh Uni Eropa dan WHO. Produk Tahitian Noni Juice yang kami tawarkan merupakan obat herbal diabetes TERBAIK yang telah teruji khasiatnya secara klinis.

European Union Novel Food

Tahitian Noni telah direkomendasikan penggunaannya sebagai terapi pemulihan untuk mengatasi berbagai penyakit oleh Uni Eropa dan menjadi satu satunya produk dengan bahan dasar Noni yang mendapatkan rekomendasi tersebut.

Physician’s Desk Reference

Tahitian Noni masuk dalam daftar Physician’s Desk Reference, yaitu daftar rujukan obat yang boleh diresepkan pada pasien. Daftar rujukan obat ini menjadi rujukan dokter di seluruh dunia, sehingga kemudian banyak yang meresepkan penggunaan Tahitian Noni pada pasiennya.

Who Award

Selain telah mendapat rekomendasi dari Uni Eropa, Tahitian Noni juga telah mendapatkan rekomendasi dari WHO terkait khasiat dan kualitasnya dalam mengatasi berbagai penyakit, termasuk diantaranya diabetes melitus.

Lisensi dari BPOM

Tahitian Noni telah mendapatkan lisensi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyatakan bahwa mutu, keamanan, khasiat dan kegunaan obat diabetes herbal tersebut benar benar sesuai dengan informasi yang diberikan.

Sertifikasi Halal

Tahitian Noni merupakan produk HALAL yang sudah mendapat persetujuan dari Badan Administrasi Halal Amerika Serikat. Sertifikat halal yang diperoleh obat herbal diabetes tersebut berlaku secara internasional dan selalu diperbarui setiap tahunnya.

Aminuddin awalnya bukanlah penderita diabetes. Ia hanya mengalami hipertensi dan penurunan fungsi jantung. Penyakit tersebut dideritanya sejak usia 50 tahun. Ia sudah menjalani operasi sebelumnya untuk mengatasi penyumbatan pada jantung. Namun ternyata ia masih harus mengalami penderitaan lainnya.

Pada usia 65 tahun, ia divonis dokter menderita diabetes. Penyakit ini membuatnya rentan mengalami masalah kulit. Untuk mengatasinya, aminuddin kemudian mengikuti saran dokter untuk melakukan diet ketat. Hal inilah yang membuatnya tersiksa, karena ia tidak bisa lagi makan sembarangan.

Beruntung ia kemudian bertemu dengan Tahitian Noni. Ia kemudian mulai menjalani terapi dengan obat herbal diabetes tersebut secara teratur dengan dosis 2 x 30 cc. Setelah 3 bulan, penyakit yang dideritanya berangsur angsur membaik. Kadar gula darahnya kembali stabil dan komplikasi yang dialaminya juga bisa teratasi. Ia pun mengucap syukur karena Allah telah memberinya jalan kesembuhan lewat Tahitian Noni.

Ibu Sriyati merupakan salah satu penderita kencing manis diabetes yang tidak beruntung, karena sudah divonis amputasi oleh dokter. Hal ini disebabkan oleh luka memborok di salah satu kakinya yang tidak kunjung sembuh. Luka tersebut bahkan sampai membuat kakinya bengkak, sehingga ia sulit berjalan. Gula darahnya waktu itu juga tergolong sangat tinggi, yaitu mencapai angka 474 mg/dl.

Penderitaan yang dialami ibu sriyati tersebut semakin diperparah dengan kondisi jantung, paru paru dan lambungnya yang kurang baik, sehingga berdampak pada nafsu makannya yang terus menurun. Beruntung pada bulan puasa tahun 2007, ia dipertemukan dengan Tahitian Noni.

Sejak saat itupun ia mulai teratur mengkonsumsi obat herbal diabetes tersebut dengan dosis 7 x 20 cc setiap hari. Setelah lewat 1 minggu, ia menunjukkan tanda tanda kemajuan kesehatan. Nafsu makannya sudah kembali seperti sediakala diikuti dengan keadaan jantung, paru paru dan lambungnya yang mulai membaik.

Sebulan kemudian, kakinya sudah tidak bengkak lagi dan lukanya pun berangsur pulih. Ia sudah bisa berjalan lagi. Vonis amputasi dari dokter akhirnya tidak jadi dilaksanakan setelah melihat kemajuan kesehatan yang ia alami.

Form Pemesanan